Kategori: Wisata & Kuliner

Wisata Malang Raya

  • Taman Kemesraan Pujon: Indahnya Alam ala Kisah Pewayangan

    Taman Kemesraan Pujon: Indahnya Alam ala Kisah Pewayangan

    Awal pertama membaca kata “Kemesraan”, tentu banyak dari kita semacam flashback lagu lawas yang dibawakan Iwan Fals.  Namun, ini bukan tentang itu. Ini adalah salah satu destinasi wisata yang menawarkan paduan antara keindahan alam dan edukasi.

    Terletak di kawasan Pujon, taman ini menjadi tempat favorit bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil belajar tentang alam. Pujon menjadi lokasi yang sangat tepat dan pas untuk dijadikan tempat berlibur bersama keluarga.

    Artikel kali ini akan membahas berbagai aspek mengenai Taman Kemesraan Pujon Malang, mulai dari asal nama, lokasi, dan apa saja yang bisa dinikmati ketika berkunjung ke sana,  hingga waktu terbaik saat berkunjung.

    “Kemesraan ini. Janganlah cepat berlalu. Kemesraan ini. Inginku kenang selalu” – Iwan Fals

    Kenapa disebut “Kemesraan” ?

    Taman Kemesraan? dinamakan demikian karena terinspirasi oleh patung Kamajaya dan Dewi Ratih yang menyambut pengunjung di pintu masuk taman. Dalam kisah pewayangan, Kamajaya dan Dewi Ratih dikenal sebagai dewa dan dewi cinta yang melambangkan kasih sayang dan kerukunan antara suami istri.

    Terdapat juga patung lain patung garuda yang melambangkan hewan mitologi dalam agama Hindu dan Buddha, serta patung lingga yoni yang menggambarkan cinta suci. Keberadaan patung-patung ini semakin memperkuat nuansa budaya dan filosofi cinta yang ingin disampaikan oleh Taman Kemesraan.

    Awal mula dibangun Taman Kemesraan

    Taman Kemesraan di Pujon, Malang, mulai beroperasi dan dibuka untuk umum pada Juli 2020. Sejak saat itu, taman ini telah menjadi destinasi wisata populer yang menawarkan perpaduan antara keindahan alam dan budaya Jawa.

    Dengan berbagai fasilitas dan daya tarik yang ditawarkan, Taman Kemesraan menjadi pilihan tepat untuk rekreasi bersama keluarga dan teman-teman. Dan sampai dengan tahun 2025 ini sudah banyak perkembangan dari fasilitas dan berbagai wahana yang ada di Taman Kemesraan Pujon.

    Objek apa saja yang dapat dinikmati?

    Taman Kemesraan Pujon Malang, merupakan wisata yang menggabungkan Selain itu, tersedia juga berbagai wahana menarik, seperti perahu, air terjun, sumber air, jembatan gantung, hingga kolam renang.  Taman Kemesraan di Pujon, Malang, menawarkan berbagai objek wisata dan fasilitas yang menarik bagi pengunjung. Berikut beberapa di antaranya:

    1. Keindahan Alam dan Spot Foto
      Taman ini dikelilingi oleh pepohonan pinus, air terjun alami, dan taman bunga yang tertata rapi, jembatan gantung yang menciptakan suasana asri dan sejuk dengan spot yang bernuansa Jawa.
    2. Perahu Dayung di Danau Kecil
      Pengunjung dapat menikmati wahana perahu dayung untuk mengelilingi danau kecil yang ada di dalam taman.
    3. Kolam Renang Alami
      Terdapat juga kolam renang dengan air yang berasal dari sumber mata air pegunungan, menawarkan kesegaran alami.
    4. Camping dan Outbound
      Taman Kemesraan menyediakan area camping ground lengkap dengan fasilitas penyewaan tenda. Tentu ini yang membuat penasaran bagi yang ingin merasakan pengalaman berkemah.
    5. Outbound (ATV dan Arung Jeram)
      Disediakan juga area outbound dengan berbagai aktivitas menarik, seperti arung jeram dan ATV

      Instagram @tamankemesraan

    Lokasi dan Jam Operasional

    Taman Kemesraan berlokasi di Jl, Tretes, Bendosari, Pujon, Malang, Jawa Timur.  Berjarak 17 km dari Kota Batu. Jika berkendara pribadi memerlukan waktu 35 menit.  Akses menuju objek wisata dapat ditempuh dengan berbagai kendaraan baik kendaraan kecil atau besar.

    Jika pengunjung kesulitan, dapat juga mengakses Google Maps dengan panduan ke lokasi.
    Jam Operasional: Buka Pkl 08.00 – 17.00 WIB

    Tiket Masuk Taman Kemesraan

    Berikut harga tiket terbaru masuk ke Taman Kemesraan :

    • Harga Tiket: Rp 25.000 per orang.
      (Sudah mencakup akses ke air terjun, kolam ikan, candi, Dino Park, hingga berbagai spot selfie yang Instagramable)
    • Biaya tambahan memberi makan ikan Rp 5.000
    • Camping (Kapasitas 4 orang) : Rp 175.000

    Tips Berkunjung 

    Waktu terbaik mengunjungi Taman Kemesraan adalah di pagi hari atau sore hari saat cuaca masih sejuk dan suasana lebih tenang. Dan pilih saat weekdays (hari biasa/bukan weekend), Karena  di hari-hari tersebut memang selalu ramai

    Tips lain yang sebaiknya diperhatikan adalah sebagai berikut:

    • Cari waktu terbaik, yang tidak saat libur panjang
    • Bawa outfit terbaik untuk foto dengan background bernuansa Jawa
    • Gunakan alas kaki (sandal/sepatu) yang nyaman.
    • Air minum yang dinikmati saat istirahat dan bersantai
    • Coba berbagai wahana terutama perahu yang mengeliling danau

    Malang selalu punya cara untuk membuat rindu siapapun yang pernah menjejakkan kakinya di sana.

    Kesimpulan

    Taman Kemesraan Pujon Malang menawarkan perpaduan antara keindahan alam dan simbol-simbol budaya Jawa yang sarat makna. Sangat pas dinikmati bersama keluarga atau teman-teman, dapat dinikmati pagi, siang, sore atau malam.

    Jadi tunggu apa lagi? Kapan ke Taman Kemesraan ?

  • Alun-Alun Tugu Malang:  Sebuah Landmark dan Saksi Sejarah

    Alun-Alun Tugu Malang: Sebuah Landmark dan Saksi Sejarah

    Sungguh tidak mungkin, jika ada warga Malang yang tidak tahu tempat yang berbentuk lingkaran dengan tugu sebagai pusat dari tempat ini. Tempat ini terletak dengan Balai Kota Malang dan Stasiun Baru Kota Malang sehingga mudah sekali pengunjung menemukan tempat ini. Warga luar Malang pun tentu sangat antusias mengunjungi tempat yang sekarang menjadi salah satu tempat favorit bagi warga dan wisatawan untuk bersantai.

    Artikel kali ini akan membahas berbagai aspek mengenai Alun-Alun Tugu Kota Malang, mulai sejarah awal pembangunan, filosofi, lokasi, dan apa saja yang bisa dinikmati ketika berkunjung ke sana,  hingga waktu terbaik saat berkunjung.

    “Sejarah bukanlah beban ingatan, melainkan penerangan jiwa.” – John Dalberg-Acton

    Sejarah Awal Dibangun

    Alun-Alun Tugu Kota Malang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1920, bernama Thomas Karsten. Tujuannya adalah untuk menghormati jasa Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen yang mendirikan Kota Batavia (Jakarta).

    Pada masa itu, bentuk alun-alun atau taman ini masih sederhana, hanya dibuat melingkar tanpa tugu dan tanpa pagar. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Gubernur Doel Arnowo yang disaksikan langsung oleh M Sardjono yang menjadi Wali Kota Malang saat itu.

    Tahun 1947, pembangunan monumen ini hampir selesai. Namun monumen ini harus hancur saat Agresi Militer Belanda I. Pada tahun 1953, monumen di Alun-alun Kota Malang dibangun kembali, dan diresmikan langsung oleh Presiden Ir Soekarno.

    Singkat cerita Alun-Alun Tugu Malang ini terakhir kali direnovasi pada tahun 2023.  Perubahan signifikan dalam renovasi ini meliputi penghapusan pagar keliling, sehingga area alun-alun menjadi lebih terbuka dan dapat diakses langsung oleh masyarakat. Selain itu, area jogging track ditingkatkan, air mancur diperbarui, dan lampu dekoratif baru dipasang untuk mempercantik tampilan alun-alun, terutama pada malam hari.

    Foto: Good News From Indonesia

    Filosofi Monumen Tugu

    Alun-Alun Tugu sendiri sudah mengalami beberapa perombakan menjadi tempat yang indah untuk dikunjungi.  Namun tentunya, hal itu tidak mengubah nilai sejarah sekaligus filosofi dari Monumen Tugu. Terdapat beberapa filosofi dari monumen ini:

    • Bambu runcing menyimbolkan senjata yang digunakan untuk mengusir penjajah.
    • Rantai pada tugu melambangkan semangat persatuan arek-arek Malang untuk melawan pasukan Belanda.
    • Simbol bintang mempunyai 17 pondasi dan 8 tingkat, serta tangga berbentuk 4 dan 5 sudut.
      (menyimbolkan hari kemerdekaan Indonesia, yakni 17 Agustus 1945)
    • Bunga teratai merah dan putih yang mengelilingi monumen, melambangkan warna dari bendera Indonesia.

    Apa saja yang bisa dinikmati ?

    Alun-Alun Tugu menyuguhkan berbagai spot foto yang estetik, dan instagrammable dengan latar pemandangan kantor balaikota yang mempesona. Pengunjung juga dapat menikmati sunsrise di pagi hari dan sunset di sore hari dengan nuansa nostalgia.  Hal lain yang dapat dinikmati antara lain:

    1. Tugu Malang yang jadi saksi sejarah
      Salah satu daya tarik utama adalah tugu berbentuk bambu runcing yang di kelilingi kolam teratai. Pada malam hari, lampu-lampu di sekitar tugu membuat suasana semakin indah.
    2. Menikmati Suasana Balaikota Malang
      Dengan arsitektur klasik peninggalan kolonial Belanda, semakin menambah keelokan Alun-Alun Tugu baik dinikmati saat sore atau malam hari.
    3. Taman Bunga yang berwarna-warni
      Taman di Alun-Alun Tugu ini dipenuhi berbagai jenis bunga yang ditata rapi. Sangat bagus untuk berfoto bersama teman, rekan atau keluarga, atau sekadar menikmati pemandangan hijau di tengah kota.
    4. Air Mancur dan Kolam Teratai
      Kesan sejuk nan estetik semakin nyata karena ada air mancur di tengah kolam yang dipenuhi bunga teratai yang cantik.
    5. Spot Foto Instagramable
      Pengunjung yang rerata mencari spot foto, di sini banyak latar yang menarik. Dari latar belakang tugu, taman bunga, atau Balaikota Malang. Lampu-lampu di malam hari menambah suasana semakin ciamik dan fotogenik.
    6. Spot Jalan Santai atau Jogging
      Jalan setapak di sekitar taman cocok untuk jalan-jalan santai atau jogging pagi dan sore. Suasananya nyaman dengan pepohonan rindang yang membuat udara lebih segar.
    7. Dekat dengan Wisata lain
      Selain menikmati Alun-Alun Tugu, pengunjung bisa juga menikmati wisata lain dengan jarak kurang dari 1 km. Beberapa lokasi lain yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki antara lain :

      – Alun-Alun Merdeka Malang (sekitar 5 menit)
      – Stasiun Malang Kota Baru (5 menit)
      – Ijen Boulevard (10-15 menit)

    Foto: Good News From Indonesia

    Lokasi dan Jam Operasional

    Alun-Alun Tugu berlokasi di Jalan Tugu, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Letaknya dekat dengan Balai Kota Malang dan Stasiun Baru Kota Malang, sehingga memudahkan wisatawan dalam menemukan alun-alun ini. Alun-alun tugu ini juga dikelilingi oleh kantor walikota malang, gedung DPRD Kota Malang, kompleks sekolah tugu, tangsi militer, dan Hotel Tugu.

    Jam Operasional: Buka setiap hari 24 Jam (Tanpa Jam Operasional)

    Namun pengunjung disarankan untuk memeriksa sebelum datang, karena terkadang digunakan untuk acara Pemerintahan Kota Malan atau event tertentu di sekitar alun-alun.

    Tiket Masuk dan Tarif Bermalam

    Pengunjung tidak dikenakan tiket di Alun-Alun Tugu Kota Malang. Hanya bagi yang membawa kendaraan, parkir di depan SMA 1 dan SMA 4 Malang dan dikenakan parkir Rp 2000 – Rp 5000

    Dekat Alun-Alun juga terdapat hotel Tugu yang menjadi langganan wisatawan asing atau pengunjung luar kota yang bermalam, dengan rate per malam di atas Rp 1 juta.

    Tips Berkunjung 

    Waktu terbaik mengunjungi dan menikmati Alun-Alun Tugu Kota Malang  adalah di pagi hari atau sore hari saat cuaca masih sejuk dan suasana lebih tenang. Namun di jam-jam tersebut memang selalu ramai orang yang berolahraga, bersantai atau yang menikmati suasana.

    Tips lain yang sebaiknya diperhatikan adalah sebagai berikut:

    • Cari waktu terbaik, yang tidak bersamaan dengan event yang diadakan Pemerintah
    • Bawa outfit terbaik untuk foto
    • Gunakan alas kaki (sandal/sepatu) yang nyaman.
    • Air minum yang dinikmati saat istirahat dan bersantai

    Kota Malang selalu punya cara untuk membuat rindu siapapun yang pernah menjejakkan kakinya di sana.

    Kesimpulan

    Alun-Alun Tugu menawarkan ruang publik yang sekaligus monumen hidup yang mengingatkan kita akan perjuangan di masa lalu. Monumen dengan kolam teratai yang mengelilinginya. Sangat pas dinikmati bersama keluarga atau teman-teman, tanpa biaya masuk dan tempatnya selalu buka 24 jam. Dapat dinikmati pagi, siang, sore atau malam. Jadi tunggu apa lagi? Kapan ke Malang?

  • Malang Dreamland:  Ciptakan Momen Tak Terlupakan

    Malang Dreamland: Ciptakan Momen Tak Terlupakan

    “The Best Destination of Beyond Imagination”, tagline yang tentunya menggugah rasa penasaran untuk berkunjung ke Malang Dreamland. Malang seakan tidak pernah kehabisan, selalu menyajikan berbagai pilihan tempat wisata keluarga. Beberapa di antaranya mencakup keindahan alam dan beragam tempat rekreasi buatan yang menghibur.

    Artikel kali ini akan membahas berbagai aspek mengenai Malang Dreamland, mulai dari kapan dibuka, lokasi, wahananya apa saja, hingga waktu terbaik saat berkunjung ke sana.

    Liburan terbaik bukanlah soal kemewahan, tapi soal kebersamaan di tengah keluarga tercinta.

    Kapan Mulai Beroperasi dan Daya Tarik

    Malang Dreamland adalah destinasi wisata baru yang baru dibuka tahun 2023. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Malang Dreamland sebelumnya sudah mengikuti berbagai Expo property di Kota Malang. Begitulah awal cerita, hingga dibuka dan kini menjadi jujugan wisata keluarga.

    Sejak dibuka 2 tahun lalu, Malang Dreamland langsung menjadi salah satu destinasi favorit bagi para wisatawan, baik lokal maupun luar kota Malang. Pengunjung ditawarkan pengalaman wisata dengan konsep yang menggabungkan unsur-unsur alam, hiburan, dan spot-spot foto menarik. Malang Dreamland dirancang untuk memanjakan pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

    Sebagai destinasi wisata keluarga, Malang Dreamland juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, seperti cafe, food court, dan ruang bersantai yang nyaman, menjadikannya tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu liburan bersama orang-orang tercinta.

    Wahana apa saja yang bisa dinikmati ?

    Malang Dreamland menyuguhkan berbagai spot foto yang estetik, dan instagrammable dengan latar pemandangan yang mempesona. Kawasan Malang Dreamland sudah dilengkapi dengan area parkir kendaraan yang luas, toilet yang bersih dan terawat, hingga musala untuk kegiatan beribadah umat muslim.

    Pengunjung juga dapat menikmati sunsrise dan sunset. Selain itu juga terdapat beragam wahana seru yang patut dicoba, di antaranya :

    1. Rainbow Slide
      Rainbow Slide adalah seluncuran yang berwarna-warni, seperti pelangi sepanjang 200 meter. Tiket:  Rp 20.000 (weekday) dan Rp 25.000 (weekend)
    2. ATV
      Berkeliling menantang adrenalin menikmati Malang Dreamland (Single/Double)
      Tiket:  Rp 50.000/60.000 (weekday) dan Rp 80.000/90.000 (weekend)
    3. Scooter Listrik
      Jika ingin berkeliling santai area Malang Dreamland tanpa perlu jalan kaki
      Tiket:  Rp 25.000
    4. Sultan Swing
      Ayunan berukuran jumbo yang bisa dinaiki oleh beberapa orang.
      Tiket:  Rp 10.000 (weekday) dan Rp 15.000 (weekend)
    5. Camping Ground
      Tempat wisata ini juga menyediakan area untuk berkemah. Pengunjung dapat mendirikan tenda dan menikmati suasana tenang saat malam hari.
      Harga :  Rp 150.000-250.000
      Sudah termasuk tiket masuk, parkir, tenda, sleeping bag, matras, dan lampu.
    6. Keranjang Sultan
      Menikmati pemandangan yang menakjubkan dengan menaiki keranjang di ketinggian.
      (melintasi seluruh area Malang Dreamland)
      Tiket:  Rp 30.000 (weekday) dan Rp 35.000 (weekend)
    7. Glamping Malang Dream land (Iglo)
      HTM : Weekdays 660.000/malam, Weekend 880.000/malam, High Season 1.045.000/malam
      Harga sudah termasuk tax. (dilengkapi AC dan Smart TV)
    instagram @wisatamalangdreamland
    instagram @wisatamalangdreamland

    Lokasi dan Jam Operasional

    Malang Dreamland berlokasi di kawasan Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jarak dari Kota Malang ke lokasi sekitar 27,1 km. Lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau, baik dengan kendaraan pribadi maupun umum.

    Dari pusat Kota Malang, perjalanan menuju Malang Dreamland memakan waktu sekitar 48 menit, tergantung dari kondisi lalu lintas. Akses jalan menuju tempat ini pun relatif baik, dengan pemandangan alam yang indah sepanjang perjalanan.

    Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 09.00-18.00 WIB

    Pengunjung juga dapat menjadwalkan tanggal liburannya dengan menghubungi kontak yang terdapat dalam situs resminya (malangdreamland.com)

    Tiket Masuk dan Tarif Bermalam

    Harga tiket masuk ke Malang Dreamland cukup terjangkau. Berikut harga tiket terbaru

    • Harga Tiket: Rp 5.000 per orang (Weekday) Rp 10.000 per orang (Weekend)
    • Bagi yang ingin bermalam, tersedia area berkemah serta penginapan dengan tarif mulai dari Rp 750.000 hingga Rp 850.000 per malam.

    Tips Berkunjung 

    Waktu terbaik mengunjungi dan menikmati Malang Dreamland adalah di pagi hari atau sore hari saat cuaca masih sejuk dan suasana lebih tenang. Pilih di hari biasa atau saat low season. Hal ini karena harga tiket masuk dan wahananya relatif lebih murah serta jumlah pengunjung tidak begitu ramai.

    Tips lain yang sebaiknya diperhatikan adalah sebagai berikut:

    • Cari tiket terbaik, jangan lewatkan package-package menarik sebelum berkunjung
    • Bawa outfit terbaik dan pakaian lebih
    • Gunakan alas kaki (sandal/sepatu) yang nyaman.
    • Membawa kresek/tempat sampah, agar kebersihan terjaga
    • Air minum atau perbekalan yang cukup, dinikmati saat istirahat dan bersantai

    Tidak perlu jauh dan mahal, asalkan bisa membuat kita nyaman untuk menghilangkan penat.

    Ternyata bisa juga berinvestasi ?

    Kabar terbaru yang disampaikan Bapak Ryan selaku GM Malang Dreamland. Pengunjung dan siapapun ditawarkan untuk berinvestasi property di Malang Dreamland. Ada terdapat cabin, Pembangunan vila, lahan jeruk yang masih on progress.

    Sebuah penawaran menarik bagi siapapun, dengan keindahan alam, beragam fasilitas serta potensi investasi menjadikan Malang Dreamland menjadi destinasi wajib bagi siapa saja yang ingin menikmati liburan bersama keluarga

    Kesimpulan

    Malang Dreamland menawarkan liburan bersama keluarga atau teman-teman, tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Menikmati berbagai wahana seru, wisata hits ini juga menawarkan beberapa fasilitas lain seperti camping ground yang tenang sambil ditemani suara alam, spot foto instagramable, pilihan kuliner yang bisa pengunjung nikmati.

    Malang Dreamland adalah surga yang wajib dikunjungi saat berada di Malang!

     

  • Lembah Tumpang Resort :  Sensasi Liburan ala Kerajaan Singosari dan Majapahit

    Lembah Tumpang Resort : Sensasi Liburan ala Kerajaan Singosari dan Majapahit

    Nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan?  Malang serasa tidak kehabisan destinasi wisata yang patut dikunjungi. Lembah Tumpang adalah jawabnya.. Destinasi unik dengan bangunan replika candi, arca raja-raja jawa, gazebo, kolam ikan yang jernih dan fasilitas lainnya seakan mengajak pengunjung merasakan langsung keindahan dan keharmonisan Budaya Jawa dalam satu tempat.

    Artikel kali ini akan membahas berbagai aspek mengenai Lembah Tumpang Resort, mulai dari bagaimana konsep wisata ini dibangun, lokasi, wahana apa saja hingga waktu terbaik saat berkunjung ke sana.

     Sapa wani rekasa, bakal nggayuh mulya.
    (Siapa pun yang bersungguh-sungguh dalam usahanya pasti akan meraih kemuliaan). – Pepatah Jawa

    Sejarah dibangunnya Lembah Tumpang Resort

    Lembah Tumpang Resort dibangun pada tahun 2014 dan dibuka untuk umum pada tahun 2017. Resort ini dibangun dan atas ide dari Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito (mantan Rektor Universitas Brawijaya). Beliau mengatakan, lokasi wisata ini dijuluki “The Land of Joy”, dibangun dengan konsep kejayaan kerajaan masa lalu. Yakni Kerajaan Singosari yang berpusat di Malang dan Kerajaan Majapahit yang menguasai Nusantara.

    Di lokasi ini, dibangun candi replika untuk mengembalikan kembali nuansa kejayaan Kerajaan Singosari dan Majapahit. Candi dibangun di atas lahan seluas 8 hektar. Salah satu yang dibangun adalah Candi Kito. Candi ini tampak gagah dengan puluhan patung berupa arca yang mengelilinginya.

    instagram/lembah_tumpang

    Lokasi dan Jam Operasional

    Lembah Tumpang Resort terletak di Jl. Slamet Gang Gumuk Agung, Glanggang, Slamet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jika pengunjung datang dari pusat kota Malang, jarak ke Lembah Tumpang sekitar 14 kilometer (48 menit) dengan kendaraan bermotor.

    Akses menuju lokasi juga cukup mudah dengan jalan yang sudah beraspal ( 2 km dari jalan utama Tumpang) dan pemandangan yang menyegarkan mata sepanjang perjalanan. Jadi jangan khawatir, karena sepanjang jalan bisa menikmati indahnya suasana kabupaten Malang yang sejuk.

    Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB

    Fasilitas Apa Saja yang bisa dinikmati ?

    Lembah Tumpang Resort menawarkan pesona alam yang luar biasa dengan nuansa dan arsitektur khas kerajaan Hindu kuno, menciptakan suasana yang berbeda dan unik. Dengan luas mencapai 20 hektare, berikut fasilitas yang dapat dinikmati :

    1. Spot foto dengan pemandangan menakjubkan
      Pengunjung dapat mengabagikan momen dan menikmati pemandangan alam yang hijau dan asri, dengan aliran sungai jernih dan air terjun mini yang menyejukkan.
    2. Sensasi Kerajaan Singosari dan Majapahit
      Lembah Tumpang Malang memiliki arsitektur khas kerajaan Hindu kuno yang megah. Banyak candi, patung, dan arca raja Jawa.
    3. Air Pegunungan yang sejuk
      Kolam renang sebanyak 6 buah di sini bersumber dari mata air segar. Salah satunya adalah Kolam Renang Aryadita, yang dikelilingi oleh candi buatan dan patung-patung indah.
    4. Flying Fox dan Area Trekking
      Tersedia area trekking dan fasilitas flying fox untuk memacu adrenalin. Jangan khawatir pengunjung akan dibantu oleh trainer berpengalaman.
    5. Camping Ground
      Resort ini juga menawarkan fasilitas camping ground bagi pengunjung yang ingin bermalam.  bagi kamu yang ingin merasakan sensasi bermalam di tengah alam yang hijau dan sejuk.
    6. Area Kulineran dan Pusat Oleh-Oleh
      Pengunjung juga disediakan berbagai spot kuliner yang lezat dan pusat oleh-oleh yang bisa dikunjungi sambil menikmati pemandangan indah sekitar.
    7. Aula konvensi (Wedding/Outbound)
      Bagi yang ingin mengadakan event tertentu dengan peserta banyak (20 orang), juga disediakan aula konvensi untuk pertemuan, wedding atau outbound.
    8. Candi Gito di Tengah Kolam
      Bangunan Kerajaan Majapahit dan Singosari, terletak di tengah kolam ikan di salah satu sudut tebing.
    9. Gazebo dan Tempat Duduk
      Pengunjung juga bisa menikmati menikmati pemandangan di gazebo dan tempat duduk yang nyaman.
    10. Area Bermain Anak dan Wahana Dino Park
      Tersedia juga area bermain yang aman dan menyenangkan. Dan tersedia wahana Dino Park yang sangat disukai anak-anak.
    11. Naik Perahu di Telaga Koi
      Pengunjung dapat menyewa perahu dayung dayung untuk menelusuri telaga, sambil melihat ikan-ikan koi yang mempesona.

    Tiket Masuk dan Tarif Bermalam

    Berikut harga tiket terbaru masuk ke Lembah Tumpang Resort :

    • Harga Tiket: Rp 60.000 per orang.
      (Sudah mencakup akses ke air terjun, kolam ikan, candi, Dino Park, hingga berbagai spot selfie yang Instagramable)
    • Harga menginap di resortnya bervariasi mulai dari Rp 400.000 per malam
      contact person WhatsApp (WA) 0811-320-700.
    • Harga Glamping Lembah Tumpang dengan harga Rp125.000 – Rp350.000
      (minimal order 10 tenda)

    Kapan terakhir kali kamu merasa seperti di tengah-tengah hutan belantara zaman dulu? terdengar suara suara katak, garengpung, dan cuitan burung-burung?

    Tips Berkunjung 

    Waktu terbaik mengunjungi dan menikmati Lembah Tumpang Resort adalah di pagi hari atau sore hari saat cuaca masih sejuk dan suasana lebih tenang. Disarankan juga berkunjung saat tengah pekan (Weekdays), dikarenakan setiap Weekend (Sabtu-Minggu), jumlah pengunjung lebih ramai.

    Tips lain yang sebaiknya diperhatikan adalah sebagai berikut:

    • Gunakan alas kaki (sandal/sepatu) yang nyaman.
    • Membawa kantong plastik/tempat sampah, agar kebersihan terjaga
    • Air minum atau perbekalan yang cukup, dinikmati saat istirahat dan bersantai di Resort

    Kesimpulan

    Lembah Tumpang Resort menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, spot foto yang memikat hati, pepohonan rindang, kolam dengan air pegunungan dan arca-arca bernuansa ala Kerajaan Singosari dan Majapahit sangat cocok dinikmati bersama keluarga/teman.

    The Land of Joy! Kapan dijadwalkan kesana guys? 

  • Kebun Teh Wonosari: 115 Tahun Menikmati “Sunrise” dan Petik Teh

    Kebun Teh Wonosari: 115 Tahun Menikmati “Sunrise” dan Petik Teh

    Tentunya sungguh mengasyikkan menikmati pagi (matahari terbit) di Kebun Teh Wonosari dengan suasana asri, udara segar, berpadu dengan bentang alam mempesona. Malang (Kabupaten) seakan tidak pernah habis menawarkan destinasi wisata alam yang indah, khususnya bagi pecinta alam.

    “Malam tidak akan pernah bisa mengalahkan matahari terbit.” – Sumit Sharma

    Ungkapan di atas seakan memberikan pencerahan kepada kita, bahwa “Matahari terbit mengajarkan kita untuk tidak takut pada kegelapan, karena selalu ada cahaya yang menanti di ujung jalan”.  Selalu ada awal dari hal baru, dan kesempatan untuk mengejar impian.

    Artikel kali ini akan membahas berbagai aspek mengenai Agworisata Kebun Teh Wonosari, mulai dari kapan mulai beroperasi, sejarah hingga lokasi, dan waktu terbaik untuk berkunjung ke sana.

    Sejarah Kebun Teh Wonosari

    Berdiri sejak tahun 1910, merupakan kebun teh pertama di Jawa Timur. Kebun yang mempunyai luas mencapai 528 hektar ini memiliki sejarah panjang sejak zaman kolonial Belanda.

    Bernaung di bawah perusahaan Belanda bernama NV. Culture Maathappy pada saat itu kebun teh ini ditanami teh dan kina. Pada masa penjajahan Jepang, sebagian tanaman teh diganti dengan tanaman bahan makanan pokok seperti singkong, ubi, kentang dan sejenisnya.

    Setelah terbebas dari penjajahan Belanda dan Jepang, perkebunan teh ini diambil alih oleh PT. Perkebunan Nusantara XII (PTPN XII) sampai saat ini (sudah 115 tahun). Beberapa orang menyebut jika Kebun Teh Wonosari adalah Wisata Puncak-nya masyarakat Jawa Timur.

    Fasilitas Yang Dibalut Kesejukan dan Kesegaran

    Kebun Teh Wonosari menyuguhkan pemandangan yang mampu memanjakan mata. Berbagai hal menarik yang dapat dinikmati ketika berkunjung ke sini :

    1. Melihat Proses Produksi Teh dan Proses Petik Daun Teh
      Di area ini, hamparan perkebunan teh yang hijau dapat dinikmati dengan leluasa. Tak hanya itu saja, puncak dari Gunung Arjuno juga terlihat sembari menikmati udara pagi yang sejuk.
    2. Abadikan Momen Di Ketinggian 1.250 mdpl
      Pengunjung dapat menikmati suasana sejuk dan segar di Kebun Teh Wonosari. Berfoto dengan latar belakang pemandangan alam yang luar biasa.
    3. Bukit Kuneer, Lokasi Terbaik Menyaksikan Sunrise/Sunset.
      Wujudkan pengalaman menikmati matahari terbit di Bukit Kuneer. Pengunjung dapat merasakan kicauan burung dan udara segar sebelum matahari muncul. Pengunjung dapat memilih beberapa spot termasuk Jembatan Cinta dan gazebo kecil yang terbuat dari bambu.
    4. Fasilitas lain yang tersedia di Kebun Teh Wonosari :
      • Wahana flying fox dan ATV
      • Kolam renang air hangat/dingin
      • Area bermain anak
      • Sepeda Gunung
      • Penginapan berupa cottage
      • Kereta Kelinci

    Lokasi dan Jam Operasional

    Lokasi Kebun Teh Wonosari berada di Bodean Putuk, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Secara geografis berada di lereng Gunung Arjuno. Sementara di sisi barat selatan juga berbatasan dengan Gunung Kawi.

    Kebun Teh Wonosari seluas 528 hektare ini berada di ketinggian 950 sampai 1250 meter di atas permukaan laut. Dengan suhu 19 sampai 26 derajat Celcius. Bagaimana? sudah kebayangkan dingin dan sejuknya? Hehehe ..

    Pengunjung menempuh jarak sekitar sekitar 8 km dari exit tol Lawang. Sedangkan dari Kota Malang, jarak totalnya mencapai sekitar 26 kilometer. Lokasi kebun terbilang masih cukup strategis karena bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi.

    Jam Operasional: Buka Setiap Hari (Pukul 06.00 – 17.00 WIB)

    Instagram: /wisataagrowonosari

    Tiket Masuk Kebun Teh Wonosari

    Harga tiket masuk ke Kebun Teh Wonosari cukup terjangkau. Berikut harga tiket terbaru

    • Hari biasa: Rp 15.000/orang
    • Akhir pekan: Rp 20.000/orang

    Tiket hanya untuk masuk ke Wisata Agro Wonosari saja.

    • Tiket Bukit Kuneer : Rp 10.000 per orang
    • Paket Petik Teh : Rp 135.000 per orang

    Fasilitas dan wahana seperti tempat bermain anak, kereta kelinci, flying fox, hingga persewaan ATV dikenai biaya tersendiri. (Rp 10.000 – Rp 25.000)

    • Jika bermalam, ada Rollas Hotel Wonosari: Rp 400.000/malam
    • Camping Ground Rp 25.000 per orang.

    Tips Berkunjung 

    Waktu terbaik untuk berkunjung ke Kebun Teh Wonosari adalah pagi hari saat udara masih sejuk dan fresh. Pengunjungnya pun belum terlalu ramai sehingga bisa lebih leluasa saat akan bermain atau berfoto di sekitarnya. Tips lain sebaiknya diperhatikan adalah :

    • Gunakan alas kaki (sandal/sepatu) yang nyaman
    • Sedia payung atau jas hujan
    • Membawa jaket/pakaian tebal
    • Membawa air minum dan selalu menjaga kebersihan

    “Happiness is only real when shared”

    Kesimpulan

    Kebun Teh Wonosari sangat cocok menjadi alternatif wisata buat keluarga atau pengunjung yang ingin menikmati suasana alam, pemandangan yang luar biasa, belajar petik teh dan cara pengolahannya dari awal hingga akhir.

    Iya, kebahagiaan menjadi lebih bermakna dan terasa nyata ketika kita berbagi pengalaman, kegembiraan, atau momen bahagia dengan orang lain.

    Jadi kapan mau menikmati Sunrise/Sunsite sembari menyeduh teh di Kebun Wonosari bersama keluarga? 

  • Taman Langit Gunung Banyak: Serasa menapak Negeri di Awan

    Taman Langit Gunung Banyak: Serasa menapak Negeri di Awan

    Bayangkan.. bangun pagi, lalu menyeduh kopi di sebuah taman, berada di atas ketinggian 1.315 mdpl sembari menikmati keindahan Kota Batu..  Jika cuaca sedang bagus-bagusnya, benar rasanya ini adalah “Negeri di Awan” yang ada di Kota Batu. Memang tidak salah Kota Batu juga dijuluki sebagai Kota Wisata yang menyimpan sejumlah tempat wisata dengan menyuguhkan pesona alam yang menakjubkan.

    Artikel kali ini akan membahas berbagai aspek mengenai Taman Langit Gunung Banyak, mulai dari makna  di balik penamaan, lokasi, hingga waktu terbaik saat berkunjung ke sana.

    … Kau mainkan untukku
    Sebuah lagu tentang negeri di awan
    Dimana kedamaian menjadi istananya –
    Katon Bagaskara

    Kenapa dinamakan ‘Gunung Banyak’?

    Ada berbagai versi terkait penamaan Gunung Banyak, ada pendapat terkait banyaknya hewan jenis burung (Angsa) atau banyak dalam Bahasa Jawa. Pendapat lain disebabkan banyaknya keindahan yang bisa kita nikmati ketika berkunjung ke sana. Pemandangan yang sangat memukau, lanskap pegunungan, Kota Batu dan Malang yang terlihat dari atas.

    Jika dikembalikan ke budaya Jawa, makna simbolis, Banyak berarti melimpah, melambangkan tempat ini diharapkan memberikan banyak manfaat, baik dari keindahan alam. Di kawasan ini terkenal sebagai lokasi Taman Langit yang baru dibuka tahun 2017, dan tentunya destinasi lain yaitu Paralayang.

    Apa yang bisa dinikmati di “Negeri Dongeng” ini?

    Taman Langit Gunung Banyak menyuguhkan berbagai spot foto yang estetik, dan instagrammable dengan latar pemandangan bukit nan indah, dan juga Gunung Banyak. Mulai dari spot foto negeri dongeng, ranjang rumput, angsa putih raksasa, putri bersayap hingga sarang burung unik. Gerbang masuknya pun didesain seakan kita memasuki dimensi “Negeri Dongeng”.

    Selain ke Taman Langit, pengunjung juga dapat menikmati Paralayang dan terdapat juga wana wisata Goa Pinus. Goa itu merupakan goa peninggalan Jepang. Memiliki panjang 5 meter dan tinggi 1,5 meter. Fasilitas lain di Taman Langit Gunung Banyak adalah penginapan, Gardu Pandang, Area Camping dan Spot kuliner.

    Lokasi dan Jam Operasional

    Taman Langit Gunung Banyak terletak di wilayah Gunungsari, Bumiaji, Batu, Jawa Timur. Tempat wisata ini letaknya berdekatan dengan Omah Kayu dan Wisata Paralayang Batu (sekitar 500 meter).

    Jika pengunjung berasal dari luar kota dan turun di Stasiun Kota Baru Malang, Taman Langit Gunung Banyak berjarak 20 km dengan estimasi 50 menit berkendara. Dan jika pengunjung dari Alun-Alun Kota Batu, tempat wisata ini bisa ditempuh dengan jarak sekitar 8 km atau membutuhkan waktu 20 menit berkendara.

    Perlu untuk diketahui saat ini wisata Taman Langit Gunung Banyak ini, hanya bisa diakses menggunakan motor, mobil, atau minibus seperti elf atau hiace. Sementara untuk kendaraan bus besar belum bisa, dikarenakanjalannya yang sulit untuk dijangkau. Namun, jika pengunjung datang secara rombongan menggunakan bus pariwisata maka dianjurkan untuk parkir di rest area terdekat dari kawasan Taman Langit, kemudian dilanjut dengan menggunakan ojek.

    Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 07.00-00.00 WIB

    Tiket Masuk dan Tarif Bermalam

    Harga tiket masuk ke Taman Langit Gunung Banyak cukup terjangkau. Berikut harga tiket terbaru

    • Harga Tiket: Rp 25.000 per orang.
      (Khusus ke Taman Langit hanya Rp 10.000, Tiket masuk Gunung Banyak sebesar Rp 15.000, ).
      Harga tersebut tidak termasuk tarif parkir dan tiket omah kayu
    • Bagi yang ingin bermalam, tersedia area berkemah serta penginapan dengan tarif mulai dari Rp750.000 hingga Rp850.000 per malam.
    /tamanlangit_gunungbanyak

    Tips Berkunjung 

    Waktu terbaik mengunjungi dan menikmati Taman Langit Gunung Banyak adalah di pagi hari atau sore hari saat cuaca masih sejuk dan suasana lebih tenang. Disarankan juga berkunjung saat tengah pekan (Weekdays), dikarenakan setiap Weekend (Sabtu-Minggu), jumlah pengunjung lebih ramai.

    Namun jika pengunjung ingin melihat pemandangan Kota Batu di malam hari, maka disarankan untuk berangkat pada sore hari. Tips lain yang sebaiknya diperhatikan adalah sebagai berikut:

    • Bawa outfit terbaik dan pakaian lebih
    • Gunakan alas kaki (sandal/sepatu) yang nyaman.
    • Membawa kresek/tempat sampah, agar kebersihan terjaga
    • Air minum atau perbekalan yang cukup, dinikmati saat istirahat dan bersantai di Taman

    “Berbahagialah yang ingin tahu dunia luar karena mereka akan memiliki petualangan.”

    Kesimpulan

    Taman Langit Gunung Banyak menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, spot foto yang memikat hati dan kehangatan di tengah kabut. Bagi yang ingin menikmati malam di alam erbuka, tersedia juga fasilitas camping. Dengan tiket yang terjangkau, Taman Langit Gunung Banyak cocok untuk keluarga, pertemanan hingga pecinta fotografi dan tentunya para petualang. Ayok buruan! berkunjung ke Taman yang serasa berada di “Negeri di Awan”

    Apakah kamu termasuk orang yang berjiwa petualang itu? 

  • Santerra de Laponte: Taman Bunga bernuansa ‘Espanyola’

    Santerra de Laponte: Taman Bunga bernuansa ‘Espanyola’

    Bukan bukan .. yang ini berbeda.. Santerra de Laponte: ini merujuk sebuah objek wisata bernuansa taman bunga di Malang yang menyediakan beragam spot foto menarik dan berbagai wahana permainan. Tidak hanya itu, Santerra de Laponte juga memfasilitasi pengunjung dengan berbagai fasilitas umum seperti mushola, toilet, foodcurt, kursi roda lengkap dengan jalurnya, gazebo, maupun rest area bagi pengunjung di seluruh area Santerra.

    Artikel kali ini akan membahas berbagai aspek mengenai Florawisata Santerra de Laponte, Mulai dari arti penamaan, lokasi, hingga zona apa saja yang dapat dinikmati ketika berkunjung ke sana.

    “Tidak perlu blitz untuk membuat terang dirimu. Cukup percaya diri, yakini saja setiap keputusan yang kamu buat untuk meraih kesuksesan di masa depan”.

    Sejarah penamaan Santerra

    Santerra De Laponte artinya adalah kebun dan taman bunga yang penuh warna, dan area budaya. Ini mengacu beberapa usaha yang ada di Indonesia yang mempunyai nama “kebarat-baratan” terutama dalam bahasa Spanyol agar berbeda dari yang lain.

    Sebagai contoh kata Amor, D’Castello, Grande atau Toko Unoo dan lain-lain. Flora wisata San terra Malang dibuka pada akhir Desember 2019, namun karena virus Corona sempat ditutup. Menurut informasi tempat ini dimiliki oleh New Celosia, sebuah perusahaan yang juga memiliki objek wisata di Bandungan, Semarang.

    Selain itu, San Terra de Lafonte saat ini juga dikenal dengan sebutan “Flora Wisata San Terra”. Jadi jangan sampai salah ya, karena kedua nama ini sama saja kok.

    Daya Tarik apa aja?

    Wisata Santerra De Laponte dengan luas 5 hektar ini menawarkan pemandangan cantiknya hamparan bunga beraneka ragam jenis. Terdapat lebih dari 700 jenis bunga berwarna-warni di sini. Pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang hamparan bunga yang membuat hasil foto kamu menjadi Instagramable.

    Tak hanya hamparan bunga saja, traveler juga bisa menemukan beberapa spot foto, berupa replika bangunan ala luar negeri, mulai dari Korea hingga Eropa, dari Little Korea hingga Little Amsterdam. Taman bunga yang ada di Santerra De Laponte juga bisa dijadikan sebagai wisata edukasi.

    Memangnya bunga boleh dibawa pulang?
    Tentu saja, bagi pengunjung penggemar bunga, disediakan tempat penjualan bunga yang bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh.

    Instagram @florawisata.santerra

    Lokasi Santerra dan Jam Operasional

    Santerra De Laponte berlokasi di Jalan Raya Madya, Jurang Rejo, Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 25 kilometer dari pusat kota Malang. Pengunjung membutuhkan waktu berkendara kurang lebih 53 menit melalui jalur darat untuk sampai di Santerra De Laponte dari Kota Malang.

    Jam operasional Santerra buka setiap hari :

    • Senin – Jumat: 08.00 – 17.00 WIB
    • Sabtu – Minggu: 08.00 – 17.30 WIB
      (khusus libur nasional dan tanggal merah, harga tiket berlaku harga Weekend)

    Wahana di Florawisata Santerra

    • BIANGLALA (Rp 15.000)
      Bayangkan melihat pemandangan pegunungan dan indahnya suasana alam di sekitar Santerra dari ketinggian 45m.
    • COLOMBUS (Rp 15.000)
      Berpetualang dalam kapal ayun atau yang disebut kora-kora “Colombus”merasakan sensasi mengendarai kapal bajak laut bersama-sama 30 orang lainnya
    • FLYING BEE (Rp 15.000)
      Wahana Gowes yang dapat dinikmati minimal tinggi 110 cm bersama keluarga
    • HOUSE OF TERROR (Rp 25.000)
      Buktiin kamu bisa ngalahin rasa takut kamu saat di wahana rumah hantu
    • KOMEDI-PUTAR (Rp 15.000)
      Merasakan keceriaan menaiki komedi putar dan menaiki karakter hewan favorit
    • KIDS ZONE ARENA (Rp 15.000)
      Wahana yang diperuntukan untuk anak-anak usia max 10 tahun, wahana interaktif yang penuh keceriaan
    • RABBIT-TOWN (Rp 20.000)
      Taman Kelinci ini merupakan tempat wisata edukasi sekaligus rekreasi yang cocok dikunjungi bersama keluarga di saat di Santerra
    • RAINBOW SLIDE (Rp 20.000)
      Wahana berseluncur sepanjang 100 meter. Merupakan wahana baru dengan lintasan yang berwarna-warni seperti pelangi.
    • SCOOTER LISTRIK (Rp 25.000)
      Ada wahana scooter listrik yang akan bantu kalian untuk menikmati seluruh area santerra tanpa capek lagi.
    • WATER PLAYGROUND (Rp 10.000)
      Wahana yang satu ini sangat digemari oleh anak-anak, bermain air di water playground Santerra
    • MEGA DISCO (Rp 15.000)
      Wahana memacu adrenalin. Wahana ini memiliki rentang ketinggian 90 derajat, dan memiliki sensasi berbeda bagi yang mencobanya
    • WAVE SWINGER (Rp 15.000)
      Posisi tertinggi disanterra memungkinkan kamu mendapatkan view spektakuler untuk berfoto maupun melihat pemandangan yang sangat indah
    • GLOW IN THE DARK AND MIROR MAZE (Rp 15.000)
      Wahana hasil gabungan inovasi teknologi, desain, dan seni. Spot foto yang menarik!
    • ONTANG-ANTING (Rp 15.000)
      Wahana dengan kapasitas 2 orang bergerak 360 derajat sesuai arah jarum jam diatas ketinggian lebih dari 10 meter yang membuat pengunjung serasa melayang di udara
    • GO-KART (Rp 25.000)
      Rasakan sensasi balapan di tengah-tengah kawasan wisata.

    Harga Tiket Masuk dan Reservasi

    Harga tiket masuk Flora Wisata Santerra de Laponte cukup terjangkau. Berikut harga tiket terbaru

    • Tiket Reguler
      Weekday (Senin – Jumat) Rp 30.000
      Weekend (Sabtu dan Minggu) Rp 35.000
    • Tiket Terusan
      Weekday (Senin – Jumat) Rp 70.000
      Weekend (Sabtu dan Minggu) Rp 85.000
    • Reservasi online
      Nomor Telephone : 03413381202,  WhatsApp : +62 852-3235-1435
    • Paket  Outbound dan Gathering
      Harga mulai Rp 140.000/pax
    florawisatasanterra.com/wahana

    Tips Berkunjung 

    Waktu terbaik mengunjungi dan menikmati Flora Wisata Santerra de Laponte adalah di pagi hari di bawah Pkl 11.00 WIB saat cuaca masih sejuk dan suasana lebih tenang dan puas bermain.

    Tips lain yang sebaiknya diperhatikan adalah sebagai berikut:

    • Cek Harga tiket terbaru, beberapa periode ada Promo Package
    • Bawa baju ganti, topi dan memakai sun-screen
    • Gunakan alas kaki yang nyaman.
    • Persiapkan baterai hp dan powerbank.
    • Rencanakan prioritas.

    “Sebuah kenangan tanpa foto, ibarat roh tanpa jasad”.

    Kesimpulan

    Flora Wisata Santerra De Laponte  menawarkan keindahan taman bunga, dengan banyak spot foto dan suasana alam yang menakjubkan. Dengan biaya tiket yang terjangkau sudah dapat menikmati semua spot foto tanpa berbayar lagi, kecuali untuk wahana permainan akan dikenai tiket bermain. Flora Wisata San Terra juga terdapat Gedung serbaguna yang dapat digunakan untuk acara gathering, rapat, wedding, dan prewedding.

    Jadi next liburan pingin coba wahana apa aja nih? 

  • Pantai Tiga Warna : Simbol Kebebasan dan Ketenangan

    Pantai Tiga Warna : Simbol Kebebasan dan Ketenangan

    Pantai Tiga Warna merupakan salah satu destinasi wisata pantai terindah di kawasan wisata Malang. Pantai ini terkenal karena keunikannya yang tidak dimiliki oleh pantai-pantai lain, yaitu gradasi warna air lautnya yang jelas terlihat.

    I’m free now!! Berapa banyak adegan film, tampak seseorang membentangkan tangannya, melompat kegirangan di tepi pantai, melepas penat dan merasa bebas.

    Iya benar! laut dan pantai sering dianggap sebagai simbol kebebasan individu yang ingin melarikan diri dari tekanan atau keterbatasan.

    Artikel kali ini akan membahas berbagai aspek mengenai Pantai Tiga Warna Malang, Mulai dari sejarah penamaan, lokasi, hingga apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika berkunjung.

    Sejarah dibuka dan Kenapa disebut ‘Tiga Warna’

    Pantai Tiga Warna ini baru dibuka untuk umum sejak tahun 2014. Pantai ini dikelola oleh Bhakti Alam yang beranggotakan masyarakat sekitar Sumbermanjing Wetan. Kini sudah 10 tahun setelah dibuka, sudah ribuan wisatawan yang berkunjung dan menikmati keindahannya. Tentunya harus selalu menjaga kelestarian alam dan ekosistem di sana.

    Kenapa disebut ‘Tiga Warna’? 
    Seperti yang diketahui, cahaya matahari terdiri dari 7 warna yang berbeda. Masing-masing warna mempunyai panjang gelombang yang berbeda pula. Semakin panjang gelombang, maka semakin kecil pula kekuatan warna untuk menembus air, begitu juga sebaliknya.

    Gradasi warna ini dihasilkan oleh perbedaan kedalaman air laut dan pantulan cahaya matahari, serta dapat dilihat langsung dengan mata telanjang. “Tiga Warna” karena gradasi warna air lautnya yang terdiri dari biru tua, biru kehijauan, dan hijau toska. Pantai ini hanya berada di kedalaman yang tidak lebih dari 20 meter.

    Lokasi Pantai dan Jam Operasional

    Berlokasi di Desa Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Pantai ini berada dalam kawasan rehabilitasi dan konservasi terumbu karang, Clungup Mangrove Conservation (CMC) dan hutan lindung.  Pantai Tiga Warna ini juga langsung berhadapan langsung dengan Pulau Sempu.

    Pantai Tiga Warna buka setiap hari, kecuali hari Kamis (tutup).

    Apa yang bisa dilakukan di Pantai Tiga Warna?

    Saat mengunjungi pantai ini, terdapat beberapa kegiatan menarik yang bisa dilakukan.

    • Berenang dan Snorkeling
      Selain menikmati keindahan alamnya, pengunjung dapat menikmati berenang dan bahkan snorkeling di Pantai Tiga Warna. Jika tidak memiliki peralatan snorkeling, tidak perlu khawatir karena tersedia tempat penyewaan alat snorkeling di sekitar pantai. Di dalam air, pengunjung akan disuguhi keindahan kehidupan biota laut di sekitar pantai.
    • Berkemah (Camping)
      Pengunjung juga diperbolehkan untuk berkemah di Pantai Tiga Warna. Semua orang diizinkan mendirikan tenda di area pantai.
    • Melihat Ubur-Ubur
      Di Pantai Tiga Warna, terdapat ubur-ubur yang bisa diamati dan difoto dengan kamera tahan air. Namun, pengunjung perlu berhati-hati karena ubur-ubur dapat menyengat.
    • Spot Foto Menarik
      Di sekitar pantai terdapat bukit dengan pemandangan alam yang indah. Bukit ini dilengkapi dengan gardu pandang yang merupakan tempat yang bagus untuk berswafoto.
    • Menjelajahi Hutan Mangrove
      Pengunjung dapat menjelajahi kawasan konservasi hutan mangrove yang mengelilingi Pantai Tiga Warna. Disarankan untuk menyewa pemandu wisata agar perjalanan berlangsung aman dan menyenangkan.
    • Edukasi Konservasi
      Pantai Tiga Warna adalah tempat yang tepat untuk mempelajari pentingnya menjaga lingkungan. Pengunjung dapat memahami cara kerja ekosistem laut, fungsi mangrove, dan upaya konservasi terumbu karang.
    Pantai Tiga Warna /@pantaitigawarna

    Kuota Pengunjung dan Tiket Masuk

    Hal yang tidak banyak diketahui adalah Pantai Tiga Warna ini menerapkan sistem kuota pengunjung untuk menjaga ekosistemnya. Kerap terjadi wisatawan yang datang tanpa reservasi sering kali harus pulang dengan kecewa.

    Harga tiket masuk per-orang tidak mahal, cukup dengan Rp 10.000. berikut detail rincian biaya jika ingin berkunjung :

    • Tiket Masuk Kawasan CMC: Rp 10.000 per orang
    • Tiket Masuk Pantai Tiga Warna: Rp 100.000 per rombongan (maksimal 10 orang)
    • Biaya Pemandu Lokal: Rp 150.000 per rombongan
    • Penyewaan Alat Snorkeling: Rp 25.000–Rp 50.000 per set
    • Camping Ground: Rp 25.000 per orang
    • Parkir Kendaraan:  Rp 5.000 (Motor) Rp 10.000 (Mobil)

    Rute Menuju Pantai Tiga Warna

    Untuk menuju lokasi Pantai Tiga Warna yaitu melewati dahulu menuju Pantai Goa Cina. Dari arah kota malang ke arah gadang kemudian ke Turen. Setelah itu ikuti jalan sampai menuju arah Pantai Sendang Biru yang kurang lebih memakan waktu 2 jam.

    Setelah itu melihat persimpangan kedua pantai yaitu Goa Cina dan Sendang Biru, ambil jalan ke Pantai Goa Cina lalu ikuti jalan lurus sekitar 2 km. Kemudian akan ditemui persimpangan lalu belok kiri dimana ditempat tersebut terdapat pelelangan ikan yang disebut TPI.

    Di area ini pengunjung akan melihat pintu masuk ke arah kawasan Pantai Tiga Warna. Jalan menuju pantai memang sempit yang hanya bisa dilalui oleh sepeda motor jika naik mobil harus diparkirkan terlebih dahulu yang kurang lebih berjarak 1 km.

    Tips Berkunjung 

    Waktu terbaik mengunjungi dan menikmati pantai adalah pagi hari di bawah Pkl 11.00 WIB saat cuaca masih sejuk dan suasana lebih tenang.

    • Reservasi Terlebih Dahulu Kuota pengunjung per hari terbatas, jadi pastikan memesan slot sebelum datang, terutama saat akhir pekan atau musim liburan.
    • Kenakan pakaian nyaman dan cocok untuk trekking dan aktivitas pantai
    • Jangan lupa bawa sandal, topi dan tabir surya untuk melindungi diri dari terik matahari.
    • Bawa air minum, agar tidak terhidrasi selama perjalanan.
    • Patuhi aturan konservasi, karena pengunjung dilarang membawa plastik sekali pakai dan diwajibkan membawa pulang sampah masing-masing.

     “Jangan hanya menikmati keindahan pantai, akan tetapi jagalah dengan lebih bijak agar anak cucu kita juga bisa menikmatinya kelak”.

    Kesimpulan

    Pantai Tiga Warna menawarkan keindahan alam yang menakjubkan. Pengujung menikmati suasana tenang, pantai ini juga merupakan tempat yang ideal untuk melarikan diri dari hiruk pikuk dan menikmati keindahan alam yang tak tertandingi.

    Nikmat mana lagi yang kamu dustakan? Pantai Tiga Warna dengan keindahan dan ketenangan juga pemandangan Sunrise dan Sunset, menikmati pemandangan matahari terbit maupun tenggelam.

  • ‘Potongan Surga’ Bernama Gentong Mas

    ‘Potongan Surga’ Bernama Gentong Mas

    Tentu semua tahu salah satu lagu klasik dari Louis Armstrong. Iya lagu yang memuji keindahan dunia, termasuk pohon hijau, langit biru, dan bunga bermekaran. Salah satu keindahan itu adalah Wisata Gentong Mas di Kabupaten Malang

    I see trees of green, Red roses too ..I see them bloom, For me and you ..And I think to myself, What a wonderful world ..

    Dan tidak ada yang pernah menyangka, sebulan sebelum Pandemi COVID-19 melanda, Wisata Gentong Mas (WGM) ini dibuka. Tepatnya awal tahun 2020. Meski sebenarnya sudah didirikan tahun 2019. Namun Tuhan memang selalu mempunyai rencana terbaik.

    Kini destinasi wisata yang berlokasi di Desa Sukolilo Kabupaten Malang ini menjadi destinasi ikonik dan “jujugan” warga Malang, baik dari Kota/Kabupaten dan luar daerah. Artikel kali ini akan membahas berbagai aspek mengenai Wisata Gentong Mas, yang tahun ini sudah 5 tahun berjalan. Mulai dari sejarah penamaan, lokasi, hingga tips yang terbaik ketika berkunjung.

    Wisata Gentong Mas /@wisata_gentongmas

    Sejarah di balik nama ‘Gentong Mas’

    Menurut sejarah, Desa Sukolilo ini merupakan desa pertama di Wajak pada awal abad ke-18. Saat masa penjajahan dulu, desa ini diserang oleh Belanda. Kemudian kepala desa pertama menyimpan dan menyembunyikan beras di Gentong Mas. Saat menyimpan beras di Gentong Mas tersebut, Namun ajaibnya beras yang tersimpan di Gentong tersebut tidak pernah habis.

    Kemudian oleh tokoh masyarakat di sini membagikan beras tersebut kepada seluruh masyarakat. Nah, berawal dari sejarah atau kepercayaan masyarakat, mereka sepakat menamakan wilayah ini dengan nama Gentong Mas.

    Lokasi Wisata dan Jam Operasional

    Berlokasi di Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang tempat ini telah menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam yang berpadu dengan fasilitas modern. Jam operasional WGM adalah: buka setiap hari, Senin – Minggu dari jam 8 pagi sampai dengan jam 4 sore.

    Surga-nya Wahana dan Sumber Air Alami

    Bagi tamu yang berkunjung, ditawarkan wisata air alami. Air di kolam renang WGM berasal dari sumber alami yang tidak dicampur dengan kaporit. Aroma dedaunan dan tanah alami menjadi sebuah kesejukan tersendiri .

    Selain area kolam renang, WGM juga menawarkan beberapa spot atraktif lainnya. Diantaranya adalah danau buatan, kolam ikan, dan area outbound yang dilengkapi dengan wahana ATV dan flying fox / sepeda angkasa. Berbagai aktivitas outdoor seperti trekking, fotografi, dan berkemah menjadi semakin menarik dengan latar belakang alam yang hijau dan indah.

    Banyaknya wahana dan wisata di WGM menjadikan surga wisata bagi yang berkunjung. Tempat yang tepat untuk menguji adrenalin dan pengalaman luar biasa!

    Tiket Masuk dan Reservasi

    Harga tiket masuk per-orang tidak mahal, cukup dengan Rp 10.000. Wisata Gentong Mas juga menawarkan berbagai paket wisata yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengunjung, yaitu :

    • Paket Camping dimulai dari Rp. 25.000,
    • Paket Edukasi (Cooking Class, Berkebun) dimulai dari Rp. 57.000
    • Paket Keliling Desa dimulai dari Rp. 60.000,
    • Paket Outbound dimulai dari Rp. 72.000

    Selain langsung menuju ke lokasi, reservasi juga dapat dilakukan melalui Nomor Whatsapp dengan menghubungi : 0813-5715-0826 atau melalui email: gentongmaswisata1@gmail.com

    Update terkini (Wisata Edukasi dan Agrowisata)

    Di akhir tahun 2024 lalu, Pengelola Gentong Mas berinovasi yaitu bekerja sama dengan Pemerintah Desa Sukolilo dan Universitas Brawijaya dalam mengembangkan menjadi wisata Edukasi dan mengoptimalkan strategi komunikasi digital untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

    Wisata Gentong Mas kini juga menyajikan pertunjukan kesenian tradisional di panggung seni yang telah disediakan. Pengunjung berkesempatan menyaksikan penampilan tarian tradisional dan musik daerah. Gentong Mas juga memiliki potensi agrowisata yang sedang dikembangkan. Pengunjung bisa melihat langsung berbagai tanaman lokal dan bahkan belajar tentang proses pertanian dari masyarakat setempat.

    Rute Menuju Lokasi Gentong Mas

    Untuk menuju lokasi WGM ada beberapa pilihan rute yang dapat ditempuh dari pusat kota Malang. Rute juga mudah ditempuh, bisa naik motor, naik mobil, karena jalan beraspal. Untuk sampai di destinasi Wisata Gentong Mas dari pusat kota Malang, kamu perlu menempuh perjalanan sejauh 22 kilometer. Apabila menggunakan kendaraan pribadi, perkiraan waktu tempuh sekitar 45 menit.

    Wisata Gentong Mas /@wisata_gentongmas

    Tips Berkunjung

    Waktu terbaik mengunjungi WGM adalah di pagi hari sampai dengan sebelum tengah hari di bawah Pkl 12.00 WIB, atau memilih di sore hari di atas Pkl 14.00 WIB sambil menikmati panorama senja.

    Nikmati semua wahana yang tersedia dengan hamparan keindahan alamnya. Dan hampir setiap pekan, pihak Karang Taruna Desa Sukolilo kerap menggelar berbagai pertunjukan seni. Beberapa diantaranya adalah pertunjukkan tradisional jaran pegon, topeng Malangan, hingga tari klasik Jawa Timur.

    Apabila sudah lelah dan puas mencoba berbagai wahana, tamu yang berkunjung bisa langsung mengisi perut dengan mencicipi berbagai kuliner yang tersedia di warung-warung di dalam area wisata.

    It’s time to healing and recharge your mind!

    Kesimpulan

    Wisata Gentong Mas menawarkan Keindahan alam lain yang menyegarkan jiwa. memanjakan pengunjung dengan pemandangan perbukitan hijau, suasana sejuk khas pegunungan Malang yang menakjubkan, yang tampak membentang luas dan menyejukkan mata.

    Jadi, jika Anda mencari tempat liburan yang penuh dengan sejarah, keindahan alam, dan aktivitas seru untuk keluarga, Wisata Gentong Mas di Desa Sukolilo adalah pilihan yang tepat. Mari kunjungi dan rasakan pengalaman yang tak terlupakan di Wisata Gentong Mas.

  • Air Terjun Tumpak Sewu: Sejarah, Misteri dan Keindahannya

    Air Terjun Tumpak Sewu: Sejarah, Misteri dan Keindahannya

    Air Terjun Tumpak Sewu, yang terletak di Lumajang, Jawa Timur, adalah salah satu destinasi alam yang paling menakjubkan di Indonesia. Terkenal dengan keindahannya yang luar biasa, air terjun ini sering dijuluki sebagai “Niagara versi Indonesia”.

    Artikel ini akan membahas berbagai aspek mengenai Tumpak Sewu Malang, mulai dari sejarah, misteri, lokasi, cara mencapai tempat ini, keindahan alam yang ditawarkan, hingga waktu terbaik untuk mengunjunginya.

    Sejarah Air Terjun Tumpak Sewu

    Air Terjun Tumpak Sewu baru mulai dikenal luas dalam beberapa tahun terakhir, meskipun keindahannya sudah ada sejak dulu. Nama “Tumpak Sewu” berasal dari bahasa Jawa yang berarti “seribu tumpahan”, merujuk pada bentuknya yang unik dengan banyaknya aliran air yang jatuh dari ketinggian.

    Meskipun tidak ada catatan sejarah resmi mengenai penemuan air terjun ini, Tumpak Sewu telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekitar sebagai sumber air dan lokasi spiritual.

    Misteri Tumpak Sewu

    Selain keindahannya, Air Terjun Tumpak Sewu juga dikenal dengan berbagai cerita misteri yang berkembang di kalangan masyarakat. Beberapa penduduk setempat percaya bahwa air terjun ini dijaga oleh makhluk-makhluk gaib.

    Konon, pada waktu-waktu tertentu, suara-suara aneh bisa terdengar dari area air terjun, dan beberapa pengunjung melaporkan pengalaman mistis saat berada di sekitar lokasi ini. Meskipun cerita-cerita ini sulit dibuktikan, mereka menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyukai petualangan mistis.

    Lokasi Air Terjun Tumpak Sewu

    Tumpak Sewu Waterfall berada di perbatasan antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tepatnya, air terjun ini terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

    Lokasinya yang berada di kawasan pegunungan membuat akses menuju air terjun ini penuh dengan pemandangan alam yang memukau, mulai dari hutan lebat hingga perkebunan hijau.

    Cara Menuju Tumpak Sewu Lumajang

    Untuk mencapai Tumpak Sewu Lumajang, ada beberapa rute yang bisa ditempuh:

    1. Dari Kota Lumajang: Perjalanan bisa dimulai dari pusat Kota Lumajang dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan menuju Desa Sidomulyo.
    2. Dari Kota Malang: Jika berangkat dari Malang, perjalanan memakan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam. Setelah tiba di Desa Sidomulyo, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju air terjun.
    3. Dari Kota Surabaya: Jika berangkat dari Surabaya, perjalanan memakan waktu sekitar 4 hingga 5 jam. Anda tinggal menuju desa Sidomulyo.
    4. Menggunakan Transportasi Umum: Dari Malang atau Lumajang, Anda bisa naik bus atau angkutan umum menuju Pronojiwo, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek menuju lokasi air terjun.

    Keindahan di Air Terjun Tumpak Sewu

    Keindahan Air Terjun Tumpak Sewu benar-benar memukau. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 120 meter dengan aliran air yang tersebar menyerupai tirai lebar. Pemandangan ini semakin spektakuler saat dilihat dari atas, di mana pengunjung bisa melihat seluruh formasi air terjun yang menyerupai “surga tersembunyi”.

    Selain air terjun utama, ada juga beberapa objek wisata lain yang bisa dinikmati, seperti Goa Tetes, yang merupakan goa dengan aliran air kecil dan stalaktit yang menawan.

    Pemandangan lembah hijau dan gunung Semeru yang menjulang juga menjadi latar belakang yang sempurna bagi mereka yang ingin merasakan ketenangan dan kedamaian di alam.

    Waktu Terbaik Mengunjungi Tumpak Sewu

    Waktu terbaik untuk mengunjungi Tumpak Sewu adalah pada musim kemarau, yaitu antara bulan Mei hingga Oktober.

    Pada periode ini, debit air terjun lebih stabil, dan jalan setapak menuju lokasi lebih aman karena tidak terlalu licin. Disarankan untuk datang pada pagi hari agar bisa menikmati keindahan air terjun tanpa terganggu oleh kabut atau cuaca yang kurang bersahabat.

    Kesimpulan

    Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang, Jawa Timur, adalah destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam luar biasa dan pengalaman unik bagi setiap pengunjungnya.

    Dari sejarah dan misteri yang melingkupi hingga pemandangan yang memukau dan akses yang menantang, Tumpak Sewu adalah tempat yang wajib dikunjungi bagi para pencinta alam dan petualangan. Pastikan Anda memilih waktu kunjungan yang tepat untuk menikmati pesona terbaik dari air terjun ini.